Ratusan Pelari Dari 23 Negara Ambil Bagian di Merumatta Coast Trail 2026

Senggigi, berlari.id – Ratusan peserta dari 23 negara akan mengambil bagian dalam ajang Merumatta Coast Trail 2026 yang akan berlangsung Minggu (8/2/2026) pagi. Selain mendukung pengembangan olah raga trail di tanah air, ajang ini juga turut berdampak menggairahkan sektor pariwisata daerah.

Race Director Merumatta Coast Trail 2026 Sri Agus Budi Santoso pada Race Pack Collection (RPC) ajang tersebut di Hotel Merumatta Senggigi Lombok, Sabtu (7/2/2026) sore mengatakan, total peserta mencapai 765 orang.

“Jika dibandingkan tahun lalu, naik signifikan secara jumlah. Juga secara peserta di kategori tertentu meningkat seperti 25K dan 50K yang masuk kategori jauh. Termasuk animo para peserta dari Lombok yang makin serius tidak hanya sekedar lari happy-happy,” kata Agus.

Selain warga Indonesia termasuk dari Lombok, para peserta MCT 2026  yang di-organizer oleh Merumatta Senggigi Lombok ini berasal dari luar negeri antara lain Inggris, Prancis, Belgia, Swiss, Jerman, Australia, Belanda, Kanada, Turki, Korea Selatan, Spanyol, India, Rusia, Jepang, Polandia, Italia, dan Selandia Baru.

“Artinya, pelan-pelan tapi pasti, daya Tarik Merumatta Coast Trail terus meningkat,” tambah Agus.

Suasana RPC Merumatta Coast Trail 2026 di Hotel Merumatta Senggigi Lombok, Sabtu (7/2/2026). Foto : Berlari.id

Agus menambahkan, dibanding tahun sebelumnya, tahun ini ada perbedaan di rute kategori 8K dan 15K. “Separuhnya mau finis beda. Kemudian, secara cuaca mirip-mirip tahun lalu. Tapi kalua tahun lalu angin, tahun ini mungkin enggak,” kata Agus.

Pantauan Berlari.id di lokasi RPC, para peserta baik dalam maupun luar negeri terlihat antusias. Mereka dengan sabar mengikuti seluruh proses. Dari pemeriksaan kesehatan, pengecekan mandatory atau perlengakan wajib saat lomba, pengambilan race pack sesuai kategori, hingga technical meeting. 

Saat technical meeting yang disampaikan oleh Agus, para peserta juga antusias mengikuti. Termasuk menyampaikan testimoni hingga pertanyaan terkait Merumatta Coast Trail yang 2026 ini memasuk tahun keempat penyelenggaraannya.

Joni Harianto (40) salah satu peserta kategori 50K asal Lombok mengapresiasi jalannya RPC. “Proses RPC gampang ya. Tidak ribet. Apalagi (data mandatory) bisa secara online,” kata Joni.

Joni menambahkan, sudah  mengikuti Merumatta Coast Trail sejak tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini ia mengambil 50K untuk melengkapi seluruh kategori di ajang ini. Oleh karena itu, agar bisa finis, ia berlatih cukup lama.

Race Director Merumatta Coast Trail 2026 Sri Agus Budi Santoso (berdiri) saat sesi technical meeting di Race Pack Collection (RPC) ajang tersebut di Hotel Merumatta Senggigi Lombok, Sabtu (7/2/2026)

“Saya latihan hampir 14 pekan atau 3,5 bulan. Sebenarnya lebih banyak di road. Selain latihan miles atau dengan jarak tertentu setiap pekan, juga ada latihan penguatan,” kata Joni yang tahun 2023 ikut di Rinjani 100K kategori 36K.

Agus mengatakan, pihaknya memang berusaha membuat proses RPC berlangung “happy”. “Intinya membikin peserta happy, prosesnya cepat, terus isi (RPC) banyak. Biar apa yang mereka bayar sesuai dengan apa yang didapatkan,” kata Agus.

Seluruh kategori akan berlomba pada Minggu (8/2/2026). Dimulai dari kategori 50K, baru kemudian kategori berikutnya yakni 25K, lalu 15K, dan terakhir 8K. Masing-masing kategori memilik Cut Of Time atau batas waktu bagi peserta untuk finis.

Dampak Ekonomi

Selain mendukung pengembangan olahraga trail baik lokal maupun nasional, penyelenggaraan ajang olahraga seperti Merumatta Coast Trail juga turut berdampak ke ekonomi. 

Salah satunya terlihat dari meningkatnya okupansi hotel di kawasan Senggigi. “Kalau di Merumatta sendiri, laporannya okupansi hotel bagus. Sekitar 80-90 persen,” kata Agus.

Penggiat pariwisata Lombok yang juga salah satu peserta MCT 2026 kategori 15K Candra Hadisasmito Tjondronegoro (38) berharap even seperti MCT lebih banyak diselenggarakan.

“Perlu diperbanyak ajang-ajang lari seperti ini untuk menopang pariwisata di sini. Kalau ramai, tentu akan berdampak ke berbagai sektor terkait pariwisata,” kata pemilik Jasa Tour and Travel Bale Laut Indonesia ini.  

Artikel menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *