Home / CERITA PELARI / Cetak Sejarah, Kawan Baru Running Club Sukses Berlari Estafet Mengelilingi Lombok Sejauh 360 Kilometer

Cetak Sejarah, Kawan Baru Running Club Sukses Berlari Estafet Mengelilingi Lombok Sejauh 360 Kilometer

Mataram, Berlari.id – Kawan Baru Running Club, salah satu komunitas lari di Lombok yang berkolaborasi dengan Lotara Runners dan Runfit.On Air, mencetak sejarah setelah sukses menggelar Jelajah Lombok 2026. Mengusup konsep lari estafet nonstop, pelari dari komunitas ini berhasil menyelesaikan tantangan berlari mengelilingi pulau Lombok dengan jarak tempuh 360 kilometer.

Mengutip akun resmi Kawan Baru Running Club di @kawan.baru.running.club, Jelajah Lombok 2026 berlangsung pada 14-16 Agustus 2026 lalu. 

Jelajah Lombok bermula dari rangkaian acara menuju hari ulang tahun Kawan Baru Running Club pada tahun 2025. Kegiatan ini kemudian bertransformasi menjadi agenda tahunan klub yang berdiri sendiri. 

Tahun 2026, Jelajah Lombok Kawan Baru Running Club memasuki tahun kedua penyelenggaraannya. Sebelumnya, mereka berhasil menyelesaikan seri perdana Jelajah Lombok pada 2025 lalu dengan jarak tempuh 150 kilometer. Format tahun ini sama dengan sebelumnya yakni estafet tanpa henti atau non-stop relay. Tetapi jarak tempuh meningkat menjadi 360 kilometer mengelilingi Pulau Lombok.

Salah satu pelari berjuang menyelesaikan salah satu segmen di Jelajah Lombok Kawan Baru Running Club 2026, Agustus lalu. [Foto : Docs Kawan Baru Running Club]

“Kegiatan ini bertujuan membangun pengalaman berkesan untuk mewujudkan agenda tahunan komunitas yang berkelanjutan. Juga menuntaskan misi estafet lari sejauh kurang lebih 360 km mengelilingi Pulau Lombok. Sekaligus mempromosikan potensi keindahan alam dan budaya lokal, sekaligus menyampaikan pesan bahwa Lombok aman dikunjungi kapan saja, baik siang maupun malam hari,” tulis akun resmi komunitas tersebut.

Jelajah Lombok 2026 mengusung format lari estafet tanpa henti (non-stop relay) dengan total jarak tempuh sekitar 360 kilometer.

Jelajah Lombok 2026 dibagi dalam empat zona yakni Zona Barat, Zona Utara, Zona Timur, dan Zona Selatan. Total ada 24 segmen. Sebanyak 21 orang mengambil bagian dalam kegiatan ini. Selain itu ada 4 pelari cadangan. Masing-masing pelari mendapatkan bagian sejauh 15 kilometer dengan alokasi waktu 120 menit per segmen.

Zona Barat menjadi titik awal perjalanan peserta Jelajah Lombok 2026. KM 00 berada di Bundaran Gerung (Lombok Barat) hingga KM 75 di Kayangan (Lombok Utara). 

Sementara Zona Utara dimulai dari Desa Akar-Akar (Lombok Utara) atau KM 90. Zona ini berakhir di KM 165 di Apitaik, Pringgabaya, Lombok Timur. 

Map rute Jelajah Lombok 2026 Kawan Baru Running Club [Foto : Docs Kawan Baru Running Club]

Dari Zona Utara, peserta masuk ke Zona Timur yang dimulai di KM 180 tepatnya di Loang Tuna Labuan Haji, Lombok Timur. Dari sana, peserta secara estafet bergantian menuntaskan zona ini mulai dari Keruak, Jerowaru, Wakan, di Lombok Timur hingga masuk wilayah Lombok Tengah di Are Guling dan finis di Selong Belanak atau KM 255.

Zona terakhir adalah Zona Selatan. Dimulai dari Buwun Mas, Lombok Barat atau di KM 270. Segmen terakhir atau pamungkas dimulai dari Lembar, Lombok Barat pada KM 345 hingga finis 360 km di Bundara Gerung.

Pantauan berlari.id dari story Instagram di akun resmi Kawan Baru Running Club, para peserta terlihat antusias menyelesaikan segmen masing-masing. Baik yang berlari di siang hari, maupun malam. Tim support juga tidak kalah antusias dan semangat. 

“360 kilometer telah dilewati bersama.

Bukan sekadar tentang berlari, tetapi tentang kebersamaan,semangat dan langkah-langkah kecil yang menjadi sebuah perjalanan besar. Jelajah Lombok 360 KM selesai dengan sukses dan lancar. Satu pulau telah dikelilingi. Satu semangat telah dibuktikan,” tulis akun ini.

Para peserta juga memberikan testimoni terkait keikutsretaannya. Termasuk pengalaman menegangkan mereka. “Tahun depan kita tukeran rute. Saya di jalur Lombok Timur atau Lombok Barat- mataram. Saya gak kuat di jalur selatan terlalu pendek tanjakannya. Sama dingin salju. Anjingnya galak-galak juga. Suka gerombolan ngejar. Sudah capek lari malah di gonggong anjing, lutut lemes pasrah,” tulis Andre Sutrisna yang berlari di Zona Timur dari KM 195.

Avatar zak

Artikel menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *