Berlari.id — Berbagai upaya dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina. Salah satunya lewat lari untuk kemanusiaan melalui program Miles For Meals. Tiga pelari yang ikut dalam program itu, tidak hanya menyelesaikan lari 1.600 kilometer dari Jakarta hingga Bali, tetapi juga mengumpulkan donasi untuk warga Gaza di Palestina hingga Rp 285,1 juta.
Ketiga pelari tersebut adalah Ankit Kumar asal India, serta Hendra Siswanto dan istrinya Patricia Lisia asal Indonesia. Baik Ankit, Hendra, dan Patricia, telah lama terjun ke dunia lari, termasuk lari ultra marathon. Khusus Patricia, dia juga pegowes yang telah menaklukkan kegiatan jelajah sepeda jarak jauh dalam dan luar negeri.
Ketiganya berlari selama 16 hari. Terhitung dari 2 Agustus 2025 hingga 17 Agustus 2025. Mereka start dari Jakarta dan finish di Pantai Jerman, Kuta, Bali.
Setiap hari, mereka berlari sekitar 15-17 jam dengan jarak tempuh 100 kilometer. Kemudian beristirahat sekitar 4-6 jam setiap harinya.
Di daerah-daerah yang dilewati, mereka mendapat dukungan dari berbagai komunitas lari. Pelari dari komunitas-komunitas di berbagai daerah tersebut, turut berlari menemani Ankit, Hendra, dan Patricia.
Perjalanan ketiganya terekam dan bisa disaksikan lewat unggahan di akun pribadi mereka di Instagram yakni @hens1s, @patricia_lisia, dan @ankitpeaceanlove . Mulai dari start di Jakarta, sampai finis di Bali.
“Terima kasih sudah mendukung Miles for Meals. Kami berhasil mengumpulkan Rp 285,177,000. Seluruhnya, sudah ditransfer ke Share The Meal (Berbagai Makanan untuk Palestina),” kata Ankit dalam akun instagram Patricia.
Patricia menambahkan, sumbangan tersebut bisa membantu menyediakan makanan bagi 25.000 orang dan 5.000 keluarga. “Terima kasih kepada 1.000 donatur yang sudah memberikan bantuan lewat Ayo Bantu. Terima kasih juga kepada keluarga dan teman di India yang juga sudah memberikan bantuan,” kata Patricia.
Hendra menambahkan, mereka juga tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada seluruh komunitas yang telah menemani mereka berlari, ikut berdonasi, juga menyebarkan kegiatan tersebut.
“Kami terkejut. Ternyata banyak sekali komunitas yang menemani selama perjalanan dan terima kasih dari segenap hati kami. Semoga kita terus mengerjakan kebaikan,” kata Hendra.

Tinggalkan Balasan